Planet Uranus





Uranus adalah planet ke-7 dalam sistem tata surya kita. Di temukan oleh William Herschell pada tanggal 13 maret 1781. Planet ini mempunyai ekuatorial radius sepanjang 25.559 km atau 4 kali radius bumi dan memiliki polar radius sepanjang 24.973 km. Begitu jauhnya planet ini sehingga wahana antariksa Voyager II yang bergerak dengan kelajuan 20 km perdetik pun masih butuh waktu 4 tahun dari planet Saturnus. Planet ini memiliki kerapatan yang lebih tinggi dari saturnus, yaitu sekitar 1,27 gr/cm kubik, sehingga semestinya uranus terdiri dari unsur-unsur yang lebih berat dari unsur-unsur yang membentuk saturnus. Kecepatan angin di planet ini mencapai 900 km/jam. Atmosfir paling luar planet ini terdiri atas awan gas metana, ammonia yang membeku, dan karena pengaruh sinar ultraviolet dari matahari terbentuklah senyawa berupa, etana, acetylene, methyl-acetylene, diacetylene. Di bagian troposfir terdapat senyawa hidrogen sulfida dan ammonium hidrosulfida. Di bagian akhir yaitu inti planet ini berupa unsur besi, nikel dan silikat. Hasil spektroskopi juga mendapatkan uap air, carbon monoksida, karbondioksida di atmosfir bagian paling atas. Satu tahun di planet ini adalah 84,32 tahun di bumi. Planet ini juga mempunyai cincin seperti saturnus namun lebih tipis. Planet ini memiliki bulan yaitu : Ariel, Umbriel, Miranda, Oberon dan Titania. Permukaan bulan Ariel terdiri atas campuran batuan, ammonia dan carbon dioksida yang membeku.

Planet Saturnus






Planet Saturnus adalah planet ke-6 dalam solar system kita, dan planet ke-2 terbesar setelah Jupiter. Satu tahun di planet ini adalah 29,5 tahun di bumi. Ekuatorial radius planet ini adalah 60.268 km atau 9 kali radius bumi, Polar radius mencapai 54.364 km. Planet ini mempunyai massa 95 kali massa bumi namun mempunyai kerapatan materi 1/8 kali bumi. Keseluruhan planet ini kurang rapat dibandingkan dengan kerapatan air, yaitu sekitar 0,287 gr/cm kubik. Seperti planet Jupiter, planet ini juga memancarkan radiasi lebih banyak dari yang diterimanya dari matahari, radiasi tersebut mungkin berasal dari kegiatan radiogenik inti planet ini. Atmosfirnya lebih dingin dan tenang dan badainya berlangsung lebih singkat. Kecepatan anginnya dapat mencapai 1800 km/jam. Atmosfir terluar planet ini terdiri atas 96% hidrogen, 3,2% helium dan sisanya adalah ammonia, acetylene, etana, dan metana. Awan di planet ini terdiri atas kristal ammonia dan awan ammonium hidrosulfid yang bersuhu -23 derajat s/d -93 derajat. Seperti planet Jupiter, ia mungkin memiliki inti batuan yang diselubungi hidrogen dan helium cair, seperti inti bumi namun kerapatannya lebih rendah dari inti bumi. Gravitasi planet ini lebih rendah bila ditilik dari ukurannya yang besar. Bahkan kekuatan gravitasi dipermukaanya lebih kecil dibandingkan di bumi. Rotasinya yang cepat membuat planet ini tampak menggembung lebih dari planet manapun di tata surya ini. Dan akibat inilah yang menghasilkan cincin saturnus yang terkenal itu.Cincin saturnus terdiri atas batuan, debu dan partikel es. Medan magnet planet ini 1000 kali medan magnet bumi. Karena saturnus bergasing dengan cepat, maka suhunya dapat terdistribusi dengan efisien. Suhu minimum di bagian gelap mencapai -181 derajat dan bagian terang mencapai -179 derajat. Satu tahun di planet ini 24, 46 tahun dan satu hari di planet ini 10,25 jam. Saturnus mempunyai sekurang-kurangya 62 bulan, yang paling besar bernama Titan dan bulan yang lain yaitu Dione, Tethys, Mimas, Enceladus, dan Rhea. Titan adalah sebuah bulan yang ukurannya lebih besar dari planet Merkuri dan Pluto.

Planet Jupiter





Apabila dilihat dengan mata telanjang planet ini mempunyai magnitudo -2,94. Ekuatorial radius planet ini mencapai 69.911 km atau 11 kali ukuran bumi dan polar radius planet ini mencapai 66.854 km. Planet ini tersusun atas gas dan cairan yang membentuk uap yang berupa unsur hidrogen dan helium. Kerapatan (density) planet ini mencapai 1,326 gr/cm kubik. Hidrogen dan helium adalah unsur utama pembentuk bintang, Jupiter mempertahankan hidrogen dan helium karena massanya yang begitu besar dan jaraknya yang jauh dari matahari. Hidrogen bergabung dengan unsur lain di planet ini untuk membentuk awan maharaksasa yang bergerak disepanjang pita-pita yang besar disepanjang katulistiwa. Awan-awan tersebut menyusun atmosfir planet ini, yang terdiri dari kristal-kristal ammonia dan ammonium hidrosulfid. Atmosfir planet ini mempunyai ketinggian 5000 km dari dari batas tekanan atmosfir sebesar 10 bar atau 10 kali tekanan atmosfir bumi. kecepatan angin di planet ini sebesar 350 km/jam dan menghasilkan pita-pita raksasa. Pita-pita awan tersebut mempunyai kedalaman lebih dari 50 km. Di ujung pita ini terhasilkan badai raksasa yang ratusan kali lebih kuat dari badai terbesar di Bumi. Badai di planet ini tampak berupa titik merah raksasa yang telah berlangsung lebih dari 300 tahun. Ukuran bintik yang besarnya dua kali garis tengah Bumi tersebut mungkin disebabkan oleh sesuatu yang tak terlihat di bawahnya. Yang aneh planet ini justru memancarkan energi lebih dari dua kali energi yang di dapatnya dari matahari. Hal ini disebabkan oleh kontraksi planet yang berlangsung terus-menerus. Agar terhasilkan energi sebesar itu, Jupiter cukup mengkerut 2,5 cm setiap tahunnya dan agar menjadi sebuah bintang, Jupiter harus meningkatkan massanya 75 kali lagi. Karena kecepatan rotasinya yang tinggi planet ini terlihat agak lonjong. Atmosfir Jupiter terdiri atas 89% Hidrogen dan 10% Helium dan sisanya adalah unsur lain yang berupa metana, uap ir, amonia, carbon, etana, hidrogen sufida, neon, oksigen, dan campuran silikon dan sulfur. Kekuatan medan magnet disana yang ribuan kali dari medan magnet bumi, dapat membunuh astronot dalam beberapa menit saja. Plasma yang terdapat dalam medan magnet ini, dan terletak jutaan mil diatas permukaan Jupiter suhunya lebih panas dari permukaan matahari. Dalam atmosfir jupiter yang bergolak teramati aurora disekitar kutub-kutubnya. Di atmosfir bagian atas terdapat ledakan halilintar yang sangat besar. Sehingga satu halilintar saja diperkirakan dapat menghanguskan sebuah kota besar macam Surabaya. Karena Jupiter berotasi dengan cepat dan angin yang bertiup kencang menyebarkan panas dengan efisien, akibatnya ia memiliki suhu permukaan maksimum -118 derajat celsius dan suhu minimum -112 derajat celsius. Jupiter bermassa 318 kali massa bumi, gravitasinya 2154 kali gravitasi bumi, rotasinya 9,8 jam revolusinya 11,86 tahun. Planet ini juga mempunyai cincin tapi tidak begitu terlihat jelas seperti Saturnus. Wahana antariksa yang pernah mengamati planet ini adalah : Voyager 1, Voyager 2, Pineer 10, Pioneer 11, Ulysses, Cassini dan New Horizon yang diluncurkan tahun 2007. Jupiter adalah planet yang mempunyai gravitasi yang sangat kuat, sehingga ia memiliki sekurang-kurangnya 63 bulan. Satelit-satelit tersebut di kelompokkan antara lain dalam kelompok inner group yaitu satelit yang mempunyai radius orbit kurang dari 200.000 km. Kelompok galilean moon mempunyai radius orbit antara 400.000-2.000.000 km dari Jupiter (Io, Europa, Ganymede, Callisto). Kelompok bulan ke-3 adalah sebuah bulan yang bernama Themisto. Kelompok ke-4 disebut Himalia yang mempunyai radius orbit 11.000.000-12.000.000 km dari Jupiter. Kelompok ke-5 disebut Carpo. Kelompok ke-6 disebut ananke moon yang mempunyai radius orbit 21.276.000 km dan mempunyai sudut inklinasi 149 derajat. Group carme moon mempunyai mempunyai radius orbit 23.405.000 km. Dan kelompok ke-8 disebut peshipae moon adalah bulan-bulan terluar planet ini. Oleh karena massanya yang besar planet ini membantu dalam kestabilan solar system kita. Medan gravitasi planet ini beserta bulan-bulannya membantu membentuk kestabilan sabuk asteroid. Jupiter bisa juga disebut vacum cleaner karena planet ini membantu menyedot komet-komet yang melintas dari luar solar system.

Planet Mars





Planet Mars adalah planet ke-4 dari Matahari. Ekuatorial radius planet ini mencapai 3.396 km dan polar radius planet ini mencapai 3.376 km. Kerapatan (density) planet ni mencapai 3,95 gr/cm kubik. Planet ini berwarna merah karena unsur besi (hematite) yang teroksidasi di permukaan planet ini. Planet ini memiliki lapisan atmosfir yang tipis yang terjebak oleh medan magnet planet ini. Diameter planet ini setengah dari ukuran bumi. permukaan planet ini seperti permukaan bumi dimana terdapat kawah gunung api maupun kawah bekas tabrakan meteor, juga terdapat lembah dan gurun serta sejumlah es di kutub-kutubnya. Planet ini mempunyai dua buah satelit yang mengelilinginya yaitu Phobos dan Deimos. Bulan tersebut pada masa lalu adalah asteroid yang terjebak oleh gaya gravitasi planet ini, oleh karena itu bentuknya tidak begitu bulat. Planet Mars walaupun ukurannya lebih besar dari planet Merkuri namun kerapatannya lebih rendah. Berdasarkan data yang diambil oleh wahana antariksa phoenix tanah palet ini mengandung unsur magnesium, sodium, potassium dan chlorid. Karena tekanan atmosfir air tak dapat mengalir dipermukaan planet ini, kecuali untuk waktu yang sangat singkat dan kemudian berubah menjadi uap. Es yang ada di kutub-kutub planet ini CO2 yang membeku. Planet ini kehilangan magnetosphere semenjak 4 milyar tahun lalu, dan karena interaksi angin matahari dengan ionosfir planet ini menyebabkan rendah kerapatan udara di permukaan planet ini. Lapisan udara di planet ini terdiri dari 95% Carbondioksida, 3% Nitrogen dan 1,3% Argon serta sisanya adalah Oksigen dan uap air. Gas metana juga terdeteksi keberadaanya di planet ini, gas ini berasal dari kegiatan vulkanis, tabrakan asteroid dan komet, dan dari reaksi-reaksi kimia non biologis dari mineral-mineral yang berada di permukaan planet ini. Satu tahun di planet ini adalah dua tahun di planet bumi. Suhu permukaan planet ini berkisar antara -87 derajat sampai dengan -5 derajat celsius, selisih suhu yang sangat besar itu dikarenakan planet hnya memiliki atmosfir yang tipis sehingga tidak cukup untuk menahan panas yang berasal dari matahari dan juga tekanan atmosfir yang rendah serta planet ini tidak memiliki sumber panas yang berasal dari panas internal karena minimnya kegiatan vulkanis, juga dikarenakan jaraknya yang begitu jauh dari matahari.

Planet Bumi






Planet Bumi atau adalah planet yang istimewa apabila dilihat dari sudut pandang jaraknya dari matahari. Jaraknya dari matahari sekitar 147.000.000 km. Kerapatan planet ini mencapai 5,51gr/cm kubik. Ekuatorial radius planet ini mencapai 6.378 km dan polar radius planet ini mencapai 6.536 km. Dan yang paling istimewa di bumi adalah terdapatnya air lautan mendukung adanya kehidupan. Diperkirakan air tersebut berasal dari meteor dan komet yang menghantam bumi pada masa awal terbentuknya bumi. Pada saat bumi masih panas dan banyak menghasilkan unsur gas karbon di atmosfir bumi. Meteor dan komet yang mengandung air yang membeku telah membombardir bumi pada sekitar 4.500.000.000 tahun yang lalu. Dan kehidupan awal di muka bumi ini berasal dari hewan dan tumbuhan satu sel yang hidup di lautan. Mereka menggunakan gas karbon yang sangat melimpah pada saat itu untuk berfotosintesis. Medan gravitasi dan medan magnet bumi juga menjebak unsur udara termasuk unsur oksigen yang baru saja diproduksi oleh tumbuhan satu sel. Satu kali putaran mengelilingi matahari di planet ini adalah 365 hari. Bumi terdiri dari 32% unsur besi, 30,1% unsur oksigen, 15,1% silikon, 13,9% magnesium, 2,9% sulfur, 1,8% nickel, 1,5% kalsium, dan 1,4% aluminium. Energi panas internal bumi 20% berasal dari akresi planet bumi sejak awal terbentuknya, dan 80% adalah panas yang berasal dari unsur-unsur radioaktif yang membentuk isotop potassium-40, uranium-235, dan uranium-238 di dalam inti bumi yang bersuhu 7.000 kelvin atau 6.725 derajat celsius. Bumi mempunyai sebuah satelit yang mengelilinginya. Bulan diperkirakan terbentuk akibat interaksi planet Bumi dan planet Mars pada saat awal terbentuknya.

Planet Venus






Planet ini adalah planet kedua yang paling dekat dengan matahari. Planet ini termasuk objek yang paling terang di langit. Ia mempunyai magnitude -4,6. Kerapatan planet ini mencapai 5,204 gr/cm kubik. Satu tahun di planet ini adalah 227 hari di bumi. Radius planet ini mencapai 6.051 km. Planet ini diliputi oleh awan asam sulfat dan awan karbon dioksida, planet ini juga tidak mempunyai siklus karbon yang bisa menjebak karbon di permukaan planet, sehingga tak menunjang adanya kehidupan. Venus pada masa mudanya diyakini mempunyai lautan yang mirip dengan bumi, tapi karena letaknya yang terlalu dekat dengan matahari air laut tersebut menguap dan menjadi awan yang terus bergerak di atmosfir. Uap tersebut tidak bisa membentuk ikatan kimia H2O, karena medan magnet planet ini dan karena sapuan dari angin matahari. Tekanan atmosfir di planet ini mencapai 92 kali tekanan atmosfir di bumi. Atmosfir planet yang mengandung banyak karbon menjadikan permukaan planet ini bersuhu lebih dari 460 derajat celsius. Permukaan planet ini kering berpasir dan berbatu. Berdasarkan project Magellan, di planet ini terdapat juga kegiatan vulkanis semacan erupsi lava dan teramati juga bentuk-bentuk caldera yang bukan berasal dari hujan meteor. Diperkirakan usia dari kegiatan vulkanis tersebut berlangsung sejak 600.000.000 tahun lalu dalam membentuk permukaan planet ini. Dikarenakan miskin air maka lempeng tektonik di planet ini tidak mudah bergerak berdesakan.

Planet Merkuri









Planet Merkuri adalah planet yang paling kecil dan paling dekat dengan matahari. Satu tahun di planet ini adalah 87,9 hari di bumi. Radius planet ini mencapai 2.439 km. Planet ini tidak memiliki satelit dan tidak memiliki lapisan udara, mungkin karena gravitasinya (massa yang tidak begitu besar) yang tidak begitu kuat dan letaknya yang terlalu dekat dengan matahari. Sehingga suhu permukaannya tidak merata, suhu planet ini mencapai -183 derajat celsius pada pada sisi gelapnya dan 427 derajat celsius pada sisi terangnya. Merkury terdiri dari 70% unsur logam dan 30% unsur silikat. Keliling ekuator planet ini sepanjang 2.439 km. Menurut wahana Mariner 10 planet ini memiliki kerapatan 5,42 gr/cm kubik dan merupakan planet ke dua yang lebih rapat dari bumi (kerapatan bumi 5,5 gr/cm kubik). Medan magnet planet ini 1% lebih kuat dibanding medan magnet planet bumi, mungkin karena inti besi yang besar di pusat planet ini. Permukaan planet ini sangat mirip dengan permukaan bulan. Terdapat gunung dan lembah hasil tumbukan dengan asteroid dan komet. Juga terdapat kawah hasil dari kegiatan vulkanis.